Bab 11 Khasiat Daun Kelor bagi Kesehatan Bayi.

Bab 11 Khasiat Daun Kelor bagi Kesehatan Bayi.
 
Tanaman kelor adalah salah satu tanaman yang sangat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat kita, khususnya di daerah Bali,  Jawa, dan Madura. Pohonnya yang tumbuh tegak namun tidak terlalu besar sering kita temukan di pekarangan rumah, di pinggir jalan, maupun di ladang. Daun kelor biasa diolah menjadi sayur bening yang segar dan lezat, yang dalam bahasa Bali dikenal dengan sebutan Jukut Kelor. Selain daunnya, buah mudanya yang dikenal dengan nama Klentang juga sering dijadikan bahan masakan sayur asam yang disukai banyak keluarga. Namun di balik kelezatannya sebagai bahan makanan, daun kelor ternyata juga menyimpan khasiat pengobatan yang luar biasa, terutama bagi kesehatan dan kekuatan tubuh si kecil.
 
Daun kelor telah lama dipercaya oleh para orang tua dan nenek moyang kita untuk membantu menyehatkan tubuh bayi yang masih terasa lemas atau lembek, sehingga pertumbuhannya menjadi lebih kuat dan kokoh. Selain itu, daun kelor juga digunakan secara tradisional untuk membantu menyadarkan bayi yang pingsan atau kehilangan kesadaran secara tiba-tiba. Dua manfaat ini menunjukkan betapa berharganya tanaman kelor yang tumbuh di sekitar kita.
 
Untuk menyehatkan dan memperkuat tubuh bayi yang masih lemas, caranya sangat sederhana. Ambilah daun kelor lengkap dengan batangnya, lalu siapkan satu bak air bersih yang akan digunakan untuk memandikan si kecil. Kepyok-kepyoklah air tersebut dengan daun dan batang kelor itu berulang kali, hingga diperkirakan air tersebut telah terkena dan tercampur dengan sari-sari daun kelor secara merata. Gunakanlah air tersebut untuk memandikan bayi setiap hari secara rutin. Lakukan dengan penuh kasih sayang dan kelembutan, maka dalam waktu yang tidak terlalu lama tubuh bayi akan tumbuh menjadi lebih kuat, lebih tegap, dan lebih sehat.
 
Sementara itu, jika digunakan untuk membantu menyadarkan bayi yang sedang pingsan, ambil segenggam daun kelor yang masih segar, cuci hingga bersih, lalu tumbuklah hingga halus dan keluar sarinya. Oleskan atau poleskan secara lembut pada ubun-ubun kepala bayi serta di bagian dahi dan pelipisnya, sambil menenangkan si kecil dengan lembut. Maka dengan izin Tuhan, bayi tersebut akan segera sadar dan kembali tenang seperti sedia kala. Semoga pengetahuan sederhana ini senantiasa bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga kita semua. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bab 2 Khasiat Buah Sawo bagi Kesehatan Tubuh.

Bab 3 Khasiat Biji Rambutan yang Jarang Diketahui.

Bab 1 Khasiat Daun Ubi Jalar bagi Tubuh.